-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pulihkan Fasilitas Ibadah, Satgas Kodam I/BB Bersihkan Material Banjir di Sekitar GKPI Hutanabolon

| Januari 17, 2026 WIB | 0 Views

MedanEkspress | Tapteng – Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan terus bergerak cepat memulihkan kondisi lingkungan pascabanjir di Kabupaten Tapanuli Tengah. Pada Jumat (15/1/2026), personel TNI memfokuskan pengerjaan pada normalisasi area di depan Gereja GKPI Hutanabolon, Kecamatan Tukka.

Dalam aksi kemanusiaan ini, TNI mengerahkan dukungan alat berat berupa dua unit bulldozer untuk menyingkirkan tumpukan material kayu, tanah, dan lumpur pekat yang sempat memutus akses jalan serta menutupi halaman gereja hingga tepian sungai.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan progres signifikan. Material yang sebelumnya menghambat aktivitas jemaat menuju Gereja GKPI Hutanabolon sebagian besar telah berhasil diurai. Selain pembersihan, petugas juga mulai membentuk tanggul penahan air di pinggir sungai sebagai langkah preventif guna mengantisipasi luapan air susulan.

Tak jauh dari gereja, satu unit excavator bekerja ekstra mengambil material pasir dan batu (sirtu) dari sungai untuk kebutuhan pembangunan Jembatan Armco. Material tersebut kemudian diangkut menggunakan dump truck menuju lokasi pemasangan jembatan. Sementara di sisi lain, bulldozer terus melakukan perataan tanah agar lingkungan sekitar rumah ibadah tersebut kembali tertata rapi.

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menegaskan bahwa percepatan normalisasi ini merupakan prioritas TNI untuk memulihkan fasilitas umum.

“Melalui dukungan excavator, bulldozer, dan dump truck, TNI berupaya membantu pemerintah daerah dalam membersihkan sisa banjir. Kami ingin memastikan akses dan lingkungan sekitar gereja kembali aman serta nyaman agar masyarakat dapat segera beraktivitas kembali,” pungkas Kolonel Asrul.

Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB 
×
Berita Terbaru Update