-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Operasi Infrastruktur: Gerak Cepat Kodam I/BB Terjang Pelosok Demi Pulihkan Akses Rakyat

| Februari 15, 2026 WIB | 0 Views

MedanEkspress | Medan - Di bawah komando Kodam I/Bukit Barisan, sebuah operasi besar untuk kemanusiaan tengah berlangsung di penjuru Sumatera Utara. Fokus utamanya adalah memulihkan nadi transportasi yang sempat lumpuh melalui pendistribusian delapan unit jembatan modular tipe 3-1 (Bailey) kiriman Kementerian Pertahanan RI.

Sejak mendarat di Pelabuhan Belawan pada Selasa (10/2/2026), material baja berat ini tidak dibiarkan menganggur. Setelah melalui verifikasi ketat di kawasan Titi Papan, Mabar, operasional logistik langsung bergerak dalam tempo tinggi guna memastikan akses masyarakat di daerah terdampak kembali normal secepat mungkin.

Sabtu pagi (14/2/2026), tepat pukul 09.19 WIB, operasi pengiriman dimulai. Truk-truk pengangkut berat membawa set pertama jembatan modular menuju Desa Sitampulak, Kecamatan Tanah Jawa, Simalungun. Tanpa jeda panjang, pada pukul 18.30 WIB di hari yang sama, tim logistik kembali memberangkatkan set kedua menuju Desa Sei Buah Keras di Kabupaten Batubara.

Tak berhenti di situ, semangat "gerak cepat" kembali ditunjukkan pada Minggu sore (15/2/2026). Satu unit jembatan lagi meluncur menuju Desa Huta I Buntu Marehat, Simalungun, untuk segera dieksekusi pemasangannya oleh tim teknis di lapangan.

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menegaskan bahwa kecepatan distribusi ini dilakukan dengan perencanaan matang. Menurutnya, ini bukan sekadar mengirim barang, melainkan memastikan bantuan pemerintah sampai ke titik sasaran secara presisi.

"Ini adalah wujud dukungan nyata pemerintah. Pendistribusian dilakukan secara terencana agar proses pemasangan di lokasi berjalan optimal. Kita ingin konektivitas masyarakat segera pulih," tegas Kolonel Asrul.

Hingga kini, tiga dari delapan jembatan sudah berada dalam proses mobilisasi ke lokasi terdampak. Sementara itu, lima unit jembatan lainnya saat ini tengah disiapkan di titik kumpul untuk segera menyusul dalam jadwal pemberangkatan berikutnya.

Bagi warga di pelosok Simalungun dan Batubara, deru truk TNI yang membawa material jembatan ini adalah simbol harapan baru. Dengan pulihnya akses jembatan, roda ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga yang sempat tersendat kini bersiap kembali berputar kencang.

Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB 
×
Berita Terbaru Update