MedanEkspress | Tapsel - Komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu kesulitan rakyat kembali membuahkan hasil nyata. Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan secara resmi menuntaskan rehabilitasi Jembatan Armco di Lingkungan II/Batu Rosak, Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (16/2/2026).
Proyek yang menjadi tumpuan hidup masyarakat setempat ini dinyatakan rampung 100 persen. Kini, jembatan yang sebelumnya rusak parah tersebut telah berdiri kokoh dan kembali dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki dengan aman.
Jembatan Armco ini merupakan urat nadi bagi warga di wilayah tersebut. Keberadaannya menghubungkan Lingkungan II/Batu Rosak dengan Lingkungan IV Huta Tonga serta Lingkungan V Dolok Sangkunur. Akibat faktor usia, kondisi jembatan sebelumnya sangat memprihatinkan, sehingga sempat melumpuhkan mobilitas warga dan memutus rantai distribusi hasil bumi yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat.
Melihat kondisi tersebut, Satgas Gulbencal Kodam I/BB bergerak cepat. Pengerjaan dilakukan secara terintegrasi oleh personel TNI AD dari Koramil 0212-19/Siais Kodim 0212/Tapanuli Selatan, satuan Denzibang, dan Yonif TP 901, dengan dukungan penuh dari masyarakat setempat yang turut bergotong-royong.
Rehabilitasi ini tidak sekadar memperbaiki permukaan, tetapi mencakup penguatan struktur secara menyeluruh. Dimulai dari pembongkaran material lama, penyiapan material berkualitas, pemasangan struktur utama baja Armco, hingga penguatan pondasi dan tiang penyangga. Langkah ini diambil agar jembatan memiliki daya tahan jangka panjang terhadap beban kendaraan maupun kondisi cuaca ekstrem.
Kapendam I/BB, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. "Rampungnya rehabilitasi ini merupakan bukti komitmen kami melalui jajaran Kodam I/Bukit Barisan untuk selalu hadir mempercepat pemulihan infrastruktur. Kami berharap jembatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperlancar roda ekonomi di wilayah terdampak," ujar Kolonel Asrul.
Selesainya pembangunan ini disambut haru dan antusias oleh warga. Salah seorang perwakilan warga menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Presiden RI, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), dan seluruh jajaran TNI AD yang telah memberikan perhatian khusus pada desa mereka. "Sekarang akses kami kembali normal. Anak-anak sekolah dan petani yang membawa hasil kebun tidak perlu khawatir lagi. Terima kasih Bapak-bapak TNI," ungkapnya.
Dengan pulihnya akses vital ini, warga Kelurahan Sangkunur kini dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa hambatan, menandai babak baru bagi pembangunan daerah di pelosok Tapanuli Selatan.
Sumber: Pendam I/BB
Editor:Zoel AB
