-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Korem 023/KS Sambungkan Kembali Impian Anak Bona Lumban Melalui Jembatan Perintis Garuda

| Maret 02, 2026 WIB | 0 Views

MedanEkspress | Tapteng – Bagi anak-anak di Desa Bonan Lumban, seragam sekolah yang bersih dan kering adalah sebuah kemewahan yang sempat hilang. Sejak bencana alam memutus total jembatan utama di desa mereka, perjalanan menuju sekolah berubah menjadi pertaruhan nyawa menembus derasnya arus sungai. Namun, trauma itu kini resmi berakhir.

Korem 023/KS di bawah komando Kolonel Inf Iwan Budiarso telah merampungkan pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda. Jembatan sepanjang 50 meter dengan lebar 1,2 meter ini kini berdiri kokoh, membentang di atas sungai yang sebelumnya menjadi pemisah antara cita-cita dan kenyataan bagi warga Desa Bonan Lumban dan Desa Tukka.

Kehadiran TNI Angkatan Darat di tengah medan sulit ini bukan sekadar menjalankan proyek infrastruktur, melainkan misi kemanusiaan untuk memulihkan akses transportasi yang sangat vital. "Pembangunan kembali jembatan ini adalah bukti nyata kehadiran Negara untuk membantu warga yang terdampak bencana," tegas Danrem 023/KS, Kolonel Inf Iwan Budiarso.

Dengan rampungnya titian baja ini, akses yang sebelumnya terisolasi kini terbuka lebar. Tak ada lagi kekhawatiran orang tua saat melepas anak-anak mereka menuntut ilmu. Jembatan ini menjadi penyambung langkah bagi kaki-kaki kecil yang ingin mengejar masa depan tanpa harus basah kuyup oleh air sungai.

Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah masyarakat setempat. Ucapan terima kasih mengalir deras kepada Presiden RI dan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) atas pengerahan prajurit TNI yang bekerja tanpa lelah di lapangan. “Jembatan ini sangat penting bagi kami karena menghubungkan dua desa. Kini anak-anak kami bisa pergi ke sekolah tanpa harus melewati sungai yang deras. Terima kasih Bapak-bapak TNI,” ujar salah satu warga dengan nada haru.

Jembatan Perintis Garuda kini bukan sekadar bangunan fisik. Ia adalah simbol tegaknya kembali asa warga Bonan Lumban dan bukti bahwa sinergi antara TNI dan rakyat adalah kunci utama pemulihan pascabencana.

Sumber: Penrem 023/KS
Editor: Zoel AB 
×
Berita Terbaru Update