Komandan Korem (Danrem) 023/KS, Kolonel Inf Iwan Budiarso, menyatakan bahwa pembangunan jembatan di atas Sungai Sigiring-giring ini merupakan prioritas utama untuk memulihkan mobilitas masyarakat. Sebelumnya, kerusakan jembatan tersebut sempat melumpuhkan distribusi hasil tani serta akses pendidikan dan kesehatan warga setempat.
"Pembangunan Jembatan Armco ini adalah tindak lanjut instruksi langsung Presiden RI untuk percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana. Kami memastikan konstruksi kali ini lebih kuat dan efisien agar mampu menghadapi kondisi alam yang ekstrem," tegas Kolonel Inf Iwan Budiarso dalam keterangannya.
Teknologi pipa baja bergelombang (Armco) dipilih karena keunggulannya dalam kecepatan pengerjaan tanpa mengurangi ketahanan struktur. Dengan rampungnya jembatan ini, aktivitas ekonomi dan sosial di Kelurahan Hutanabolon kini telah kembali normal.
Masyarakat setempat menyambut antusias kehadiran jembatan baru tersebut. Salah seorang warga mengungkapkan rasa syukur karena akses pendidikan bagi anak-anak sekolah kini tidak lagi terhambat.
"Pasca bencana kami sempat terisolasi total. Sekarang dengan adanya jembatan ini, kami tidak kesulitan lagi membawa hasil bumi dan anak-anak sudah bisa sekolah dengan aman," ujarnya.
Kehadiran Jembatan Armco ini diharapkan menjadi simbol pemulihan cepat bagi Tapanuli Tengah sekaligus meningkatkan ketahanan infrastruktur daerah terhadap potensi bencana di masa depan.
Sumber: Penrem 023/KS
