MedanEkspress | Sergai – Malam yang tenang di Dusun 1 Desa Korajim, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai, mendadak berubah menjadi mencekam pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut datang bersamaan dengan amukan angin kencang yang menghantam permukiman warga.
Di tengah kegelapan dan gemuruh badai, sebuah rumah milik warga setempat menjadi sasaran keganasan alam. Atap seng rumah milik Riski Mulia Sinaga (34), seorang warga yang sehari-hari bekerja sebagai sopir, tak kuat menahan hempasan angin hingga terbang terlepas dari strukturnya.
Insiden tersebut menyisakan kerusakan material yang diperkirakan mencapai Rp2.000.000. Meski bagian atapnya porak-poranda, bangunan rumah tersebut beruntung masih kokoh berdiri dan tetap dapat ditempati oleh pemiliknya.
Merespons bencana mendadak ini, Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 0204-14/Dolok Merawan, Kodim 0204/Deli Serdang, langsung bergerak cepat turun ke lokasi. Di bawah guyuran sisa hujan, personel TNI AD ini langsung memonitor situasi, menenangkan warga, dan melakukan pendataan menyeluruh terhadap dampak kerusakan yang terjadi di lapangan.
"Langkah cepat tanggap langsung diambil Babinsa di lapangan. Selain mendata kerugian yang dialami bapak Riski, Babinsa juga langsung melaporkan kejadian ini secara berjenjang ke Komando Atas dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan pascabencana bisa berjalan cepat," ujar Danramil 0204-14/DMR, Kapten Kav Samsul Capah dalam keterangannya.
Hingga Sabtu 22 Agustus 2026 siang, situasi di lokasi berangsur kondusif. Pihak TNI bersama aparatur desa kini tengah menyusun langkah penanganan lanjutan dan mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem susulan.
Sumber: Kodim 0204/DS
Editor: Zoel AB
