MedanEkspress | Karo – Pembangunan jembatan beton di Desa Kuta Kepar, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, diproyeksikan menjadi motor penggerak baru bagi sektor pertanian dan peternakan lokal.
Proyek infrastruktur yang digarap oleh personel Kodim 0205/Tanah Karo bersama masyarakat setempat tersebut kini menunjukkan perkembangan positif dengan progres pengerjaan mencapai 57,20 persen hingga Sabtu (24/10/2026).
Akses transportasi yang selama ini terbatas dinilai menjadi tantangan utama bagi para peternak dan petani di Desa Kuta Kepar dalam memasarkan hasil bumi. Kehadiran jembatan beton ini dirancang khusus untuk memotong jalur logistik dan meningkatkan konektivitas antardesa, meliputi Desa Kuta Kepar, Desa Susuk, dan Desa Penampen.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., menyatakan bahwa peningkatkan infrastruktur ini merupakan langkah konkret TNI AD dalam mengurai kendala ekonomi di kawasan pedesaan.
Potensi besar Kuta Kepar di sektor pertanian dan peternakan memerlukan dukungan fasilitas jalan dan jembatan yang kokoh agar mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi warga.
"Pembangunan jembatan ini merupakan upaya mendukung peningkatan infrastruktur pedesaan sekaligus mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat. Potensi tersebut perlu didukung infrastruktur yang memadai agar dapat berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi warga," kata Kolonel Inf Sandy.
Saat ini, personel Kodim 0205/TK bersama warga fokus merampungkan plesteran dinding jembatan dan pembuatan mal besi untuk bagian atas bangunan. Sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat di lapangan menjadi kunci utama cepatnya progres pembangunan ini.
Jika jembatan beton ini rampung total, waktu tempuh dan biaya angkut komoditas pertanian serta hewan ternak dipastikan membaik. Kelancaran konektivitas ini diharapkan langsung memacu produktivitas petani, menurunkan kerugian pasca-panen akibat keterlambatan distribusi, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Kabupaten Karo secara berkelanjutan.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
